Pengarang: Dr. Abdurrahman bin Shalih al-Asymawi
Halaman: 162
Melalui secarik kain sutera kain sutera hijau di tangan Jibril, Aisyah dihadirkan sebagai penyanding kemuliaan Khadijah untuk Rasulullah, sebagai istri dunia-akhirat.
Di mata para sahabat pun Aisyah sangatlah istimewa. Berbagai pertanyaan pelik yang diajukan para sahabat seputar hukum, wahyu, perilaku Nabi, dan lainnya, mampu ia jawab dengan jelas dan tuntas.
Aisyah, satu-satunya istri Rasulullah yang disucikan kehormatannya dari fitrah melalui wahyu Allah. Di rumah dan di pangkuan Aisyah pula, Rasulullah mengungkapkan keinginan terakhirnya untuk menghadap sang Khalik.
Rating: 2/5